1. Jika tenggorokanmu gatal, garuk
telingamu!” Jika saraf dekat telinga distimulasi,
bisa menciptakan reflek di tenggorokan yang
mampu menghasilkan kejang otot ” kata Scott
Schaffer, M.D., presiden dari pusat spesialis THT
di Gibbsboro, New Jersey. “Kejang ini bisa
menghilangkan rasa gatal.”
2. Rasakan pendengaran supersonik! Jika anda
terjebak di tengah ramainya orang ngobrol di
pesta, condongkan tubuh dengan telinga kanan
ke depan. Telinga kanan lebih baik daripda telinga
kiri dalam hal mengikuti ritme obrolan yang
cepat, menurut peneliti dari UCLA David Geffen
School of Medicine. Sebaliknya, jika and aingin
mengidentifikasi lagu yang dimainin dengan
lembut di elevator, gunakan bagian kiri telinga, ini
lebih baik dalam memilah nada musik.
18 Trik UNIK Cara HACK Tubuh MANUSIA
NASA menyebut penemuan ini adalah tonggak bersejarah dalam misi pencarian planet-planet serupa Bumi.
Kedua planet yang dinamai Kepler-20e dan Kepler-20f ini adalah planet-planet terkecil di luar sistem tata surya yang dikonfirmasi mengelilingi sebuah bintang seperti Matahari, demikian NASA.
Kedua planet baru ini terlalu dekat ke bintang mereka untuk bisa disebut berada di zona layak ditempati kehidupan (habitable zone) di mana ada air likuid pada permukaan planet.
"Penemuan ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa planet-planet seukuran Bumi ada di sekitar bintang-bintang lain (di luar Matahari) dan bahwa kita mampu mendeteksinya," kata Francois Fressin dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, Massachusetts.
Dua Planet Seukuran Bumi Ditemukan
Hai sobat blogger..
Udah tau yang namanya shuffle dance??? Aq yakin sudah nih..
Dance ini sedang ngetrendnya sekarang.. (Menurutku) hehehe..
Ni ada sedikit artikel tentang Shuffle Dance, Check dis out!!
Shuffle Melbourne (juga dikenal sebagai Rocking atau sekedar Shuffle) adalah tarian rave dan klub dance yang berasal dari akhir 1980-an di kancah musik underground rave di Melbourne, Australia. Gerakan dasar dalam tarian ini adalah tindakan tumit kaki-dan-cepat dengan gaya yang cocok untuk berbagai jenis musik elektronik. Beberapa varian menggabungkan gerakan lengan. Orang-orang yang menari shuffle sering disebut sebagai rocker, sebagian karena popularitas menyeret musik rock di awal 1990-an.
Shuffle Dance
Agan2 diharapkan kuat iman dan mental sebelum membaca,, Cekidot...
The Red Mist adalah episode yang diduga hilang dari seri terkenal "SpongeBob SquarePants". Tidak pernah disiarkan di TV karena adegan itu sangat mengganggu dan berisikan tentang kekerasan.
Ketika rekaman itu terakhir ditemukan oleh animator utama Spongebob SquarePants, mereka menemukan episode yang sangat mengganggu. Animator ini diciptakan oleh tiga animator (Barry O'Neill, Hibah Kirkland, Jr dan Alyssa Simpson) yang telah dikirim ke rumah sakit, seorang editor pensiun (Fernando de la Peña) dan satu magang (Jackie McMullen) bunuh diri.
Rekaman itu dikirim ke polisi, yang telah diketahui dibuat oleh Andrew Skinner, seorang animator dari Fife, Skotlandia, yang sejak dituduh dengan sembilan pembunuhan, termasuk pembunuhan dua anak yang terlihat dalam adegan serial spongebob ini. Anehnya, setelah melalui data pada VHS, polisi menemukan bahwa edit terakhir pada serial ini dibuat tepat dua puluh empat detik sebelum disaksikan oleh staf Spongebob.
Sebelum rekaman itu disita oleh polisi, seorang pria bernama Chaz "Chagnew" Agnew telah menerima salinan rekaman itu, dan telah membuat berbagai upaya untuk mendistribusikan salinan dari episode ini.
Kurang lebih begini ceritanya:
The Red Mist adalah episode yang diduga hilang dari seri terkenal "SpongeBob SquarePants". Tidak pernah disiarkan di TV karena adegan itu sangat mengganggu dan berisikan tentang kekerasan.
Ketika rekaman itu terakhir ditemukan oleh animator utama Spongebob SquarePants, mereka menemukan episode yang sangat mengganggu. Animator ini diciptakan oleh tiga animator (Barry O'Neill, Hibah Kirkland, Jr dan Alyssa Simpson) yang telah dikirim ke rumah sakit, seorang editor pensiun (Fernando de la Peña) dan satu magang (Jackie McMullen) bunuh diri.
Rekaman itu dikirim ke polisi, yang telah diketahui dibuat oleh Andrew Skinner, seorang animator dari Fife, Skotlandia, yang sejak dituduh dengan sembilan pembunuhan, termasuk pembunuhan dua anak yang terlihat dalam adegan serial spongebob ini. Anehnya, setelah melalui data pada VHS, polisi menemukan bahwa edit terakhir pada serial ini dibuat tepat dua puluh empat detik sebelum disaksikan oleh staf Spongebob.
Sebelum rekaman itu disita oleh polisi, seorang pria bernama Chaz "Chagnew" Agnew telah menerima salinan rekaman itu, dan telah membuat berbagai upaya untuk mendistribusikan salinan dari episode ini.
Kurang lebih begini ceritanya:
Episode Misterius Spongebob Squarepants - Red Mist
Berbicara soal pegunungan Himalaya, maka kita tak bisa lepas dari sosok makhluk misterius bernama Yeti. Meski keberadaannya masih diragukan, namun penduduk desa di Himalaya dan para pemburu di sana percaya Yeti adalah penghuni di pegunungan Hilamaya.
Yeti atau manusia salju yang menakutkan adalah sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti dan Meh-Teh umumnya digunakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut, dan dianggap sebagai kisah sejarah dan mitos yang masih misterius. Orang-orang Nepal juga menyebutnya “Bonmanche” yang berarti “manusia liar” atau “Kanchanjunga rachyyas” yang berarti “Iblis Kanchanjunga.”

Tahun 1832, makhluk misterius ini pertama kali mencuat ke dunia. Ketika itu perwakilan Inggris yang berada di Nepal bernama B.H. Hodgson mengaku pernah bertemu makhluk dengan ciri-ciri fisik berbulu hitam tidak berekor dan berjalan tegak.
Ratusan tahun berselang pada 1951, pendaki Inggris bernama Eric Shipton bahkan mensiarkan foto-foto jejak kaki Yeti. Jejak kaki itu panjangnya 13 inci dengan lebar 8 inci. Mulai itulah nama Yeti mulai terkenal di dunia.
Penduduk desa di Himalaya dan para pemburu setempat menyebutkan kalau mahluk itu pandai menyembunyikan diri, hal itu karena habitatnya terletak jauh dari jalur manusia.
Para pemburu di Himalaya mengatakan bahwa Yeti bukan manusia, dan mereka juga tidak tinggal di zona bersalju. Tempat tinggalnya adalah hutan Himalaya yang paling tinggi, dalam kelebatan yang nyaris tak tertembus. Di sana mahluk ini terkenal bergerak menggunakan keempat anggota badan atau berayun dan pohon ke pohon.
Yeti atau manusia salju yang menakutkan adalah sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti dan Meh-Teh umumnya digunakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut, dan dianggap sebagai kisah sejarah dan mitos yang masih misterius. Orang-orang Nepal juga menyebutnya “Bonmanche” yang berarti “manusia liar” atau “Kanchanjunga rachyyas” yang berarti “Iblis Kanchanjunga.”
Tahun 1832, makhluk misterius ini pertama kali mencuat ke dunia. Ketika itu perwakilan Inggris yang berada di Nepal bernama B.H. Hodgson mengaku pernah bertemu makhluk dengan ciri-ciri fisik berbulu hitam tidak berekor dan berjalan tegak.
Ratusan tahun berselang pada 1951, pendaki Inggris bernama Eric Shipton bahkan mensiarkan foto-foto jejak kaki Yeti. Jejak kaki itu panjangnya 13 inci dengan lebar 8 inci. Mulai itulah nama Yeti mulai terkenal di dunia.
Penduduk desa di Himalaya dan para pemburu setempat menyebutkan kalau mahluk itu pandai menyembunyikan diri, hal itu karena habitatnya terletak jauh dari jalur manusia.
Para pemburu di Himalaya mengatakan bahwa Yeti bukan manusia, dan mereka juga tidak tinggal di zona bersalju. Tempat tinggalnya adalah hutan Himalaya yang paling tinggi, dalam kelebatan yang nyaris tak tertembus. Di sana mahluk ini terkenal bergerak menggunakan keempat anggota badan atau berayun dan pohon ke pohon.
